WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Reset DTC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reset DTC. Tampilkan semua postingan

Membaca arahan kerusakan (DTC)  Sistem EFI Toyota Corolla Secara Manual

Jika Lampu Check Engine menyala dikala  mobil sedang hidup itu menunjukan telah terjadi kerusakan yang terekam oleh sistem kontrol mesin.

ECU akan menyalakan lampu indikator check engine di dashboard dan menyimpan kode kerusakan atau DTC  didalam memori ECU.

Kode DTC tersebut dapat dibaca  secara manual

Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual


TOYOTA COROLLA

Model :
Corolla 1,3
Corolla 1,6 GT
Corolla 1,6
Corolla 1,8
Corolla 2,OD

Year :
1984-01/00
Engine code:
2C, 2C-E, 2E-E, 4A-FE, 4A-GE, 4E-FE, 7A-FE
System:
TCCS


Cara membaca arahan DTC



Toyota Corolla 1984-87

Putar Kunci kontak posisi ON.

Jumper socket diagnostic (1)



Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual



Jika tidak ada kerusakan, lampu akan berkedip 1 kali dalam 3 detik (2)

Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual

DTC ditampilkan oleh setiap kedipan lampu secara singkat (3)

Kedipan lampu engine selama 0,3 detik.(3A)

Setiap kedipan dipisahkan jeda selama 0,7 detik (3B)

Setiap DTC dipisahkan jeda selama 3 detik (3C).

Contoh pada gambar menampilkan Kode DTC 2 dan 4 (3).

Seluruh arahan DTC akan diulang kembali setelah jeda 3 detik dari arahan DTC terakhir.(3D)

Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual



Hitung kedipan lampu engine. Catat Kode DTC dan lihat Tabel arahan DTC.

Putar kunci kontak OFF .

Lepaskan jumper pada soket diagnostic.

Perbaiki kerusakan sesuai arahan DTC yang ditampilkan

Toyota Corolla 4A-GE 1987-89 - with manifold absolute pressure (MAP) sensor

Putar Kunci kontak pada Posisi ON

Jumper Terminal E1 dan TE1 pada data link Connector (4)


Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual


Jika tidak ada kerusakan, lampu akan berkedip satu kali dalam 4,5 detik (5)

Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual

DTC ditampilkan oleh setiap kedipan lampu secara singkat (6)

Kedipan lampu engine selama 0,5 detik(6A)

Setiap kedipan dipisahkan jeda selama 0,5 detik (6B)

Setiap arahan DTC dipisahkan jeda selama 2,5 detik (6C)



Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual


Contoh pada gambar menampilkan arahan DTC  2 dan 4 (6)

Seluruh arahan DTC akan diulang kembali setelah jeda 4,5 detik dari arahan DTC terakhir.(3D)

Hitung kedipan lampu engine. Catat Kode DTC dan lihat Tabel arahan DTC.

Putar kunci kontak OFF.

Lepaskan jumper pada soket diagnostic.

Perbaiki kerusakan sesuai arahan DTC yang ditampilkan

Except 4A-GE 1987-89 - with manifold absolute pressure (MAP) sensor


Putar Kunci kontak pada Posisi ON

Jumper Terminal E1 dan TE1 pada data link Connector -1992 (4), 1992-(7)


Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual



Jika tidak ada kerusakan, lampu akan berkedip 2 kali dalam 1 detik (8)

Cara Membaca arahan kerusakan ECU (DTC) Toyota Corolla Secara Manual

Setiap arahan  DTC terdiri dari satu atau lebih kedipan lampu engine (9A)

Kedipan lampu engine selama 0,5 detik(9B)

Setiap kedipan dipisahkan jeda selama 0,5 detik (9C)

Setiap group arahan DTC dipisahkan jeda selama 1,5 detik (9D)

Setiap Kode DTC dipisahkan jeda selama 2,5 detik (9E)

Cara Membaca dan Menghapus DTC Toyota Corolla Secara Manual


Contoh pada gambar menampilkan :

        2 x Kedipan 0,5 detik  (jeda 1,5 detik)  1 x kedipan 0,5 detik 

        Artinya arahan yang ditampilkan yaitu 21 (9) yaitu arahan untuk Heated Oxygen sensor (H2OS)


Seluruh arahan DTC akan diulang kembali setelah jeda 4,5 detik dari arahan DTC terakhir.

Hitung kedipan lampu engine. Catat Kode DTC dan lihat Tabel arahan DTC.

Putar kunci kontak OFF.

Lepaskan jumper pada soket diagnostic.

Perbaiki kerusakan sesuai arahan DTC yang ditampilkan

Test mode 1992-01 / 00


  • Putar kunci kontak posisi OFF
  • Jumper Terminal E1 dan TE1 pada Data Link Connector (DLC) (7)
  • Pastikan lampu MIL (malfunction indicator lamp) berkedip 4 kali dalam 1 detik
  • Hidupkan mesin
  • Jalankan kendaraan dengan kecepatan min 10 km/jam biar memenuhi kondisi sesuai dengan keluhan pelanggan
  • Hentikan kendaraan . Jangan putar kunci kontak OFF
  • Dengan posisi Terminal E1 dan TE2 dijumper . Jumper juga terminal E1 dan TE 1 Pada data link Connector. 
  • Hitung kedipan lampu engine. Catat Kode DTC dan lihat Tabel arahan DTC.
  • Putar kunci kontak OFF.
  • Lepaskan jumper pada soket diagnostic.
  • Perbaiki kerusakan sesuai arahan DTC yang ditampilkan

Catatan : Kode DTC 42 dan 43 mungkin akan ditampilkan jikalau prosedur tidak dilakukan dengan benar. 
Kode DTC 51 akan muncul selama prosedur ini dan dapat diabaikan.


Cara menghapus DTC


Catatan : Lamanya waktu melepas sekering tergantung temperature mesin, semakin rendah temperaturnyasemakin lama sekering harus dilepaskan.


  • Putar Kunci kontak OFF 
  • 1984 – 1992 Lepaskan STOP fuse dari Fuse box selama 10 detik 1984-87 (10), 1987-1992 (11)
  • 1992 -1997 : Lepaskan sekering EFI (15A) dari fusebox di ruang mesin selama 10 detik.
  • 1997-2000: Lepaskan sekering EFI/F-HTR (15A) dari fusebox diruang mesin selama 10 detik
  • Pasang kembali sekering
  • Kode DTC dapat juga dihapus dengan melepas kabel baterai.



Catatan : Melepas kabel baterai dapat menghapus memori yang tersimpan pada komponen elektronik ( menyerupai Radio, jam dll )


  • Ulangi prosedur pemeriksaan untuk memastikan tidak ada lagi arahan DTC yang tersimpan di dalam memori ECU.



Tabel Kode DTC

Toyota Corolla 4A-GE 1987-89 - with manifold absolute pressure (MAP)sensor


Kode DTC
Lokasi kerusakan
Kemungkinan penyebab
1
No fault found
2
Mani ifold absolute  pressure (MAP) sensor
Wiring, MAP sensor, ECM
3
Ignition amplifier - signal
Wiring, ignition amplifier, ECM
4
Engine coolant temperature (ECT) sensor – open/short circuit
Wiring. ECT sensor, ECM
6
Crankshaft position (CKP) sensor/engine speed (RPM)
sensor - no signal
Wiring, CKPIRPM sensor, ignition amplifier, ECM
7
Throttle position (TP) sensor - openlshort circuit
Wiring, TP sensor, ECM
8
Intake air temperature (IAT) sensor - openlshort circuit
Wiring, IAT sensor, ECM
9
Vehicle speed sensor (VSS) - signal
Wiring, VSS, ECM
10
Starter signal
Wiring, ignition switch, ECM



11

Switch signal - AC switch ON during diagnosis
Wiring, AC switch, AC control module, ECM
Switch signal - PNP switch not in P or N during diagnosis
Wiring, PNP switch, ECM
Switch signal - throttle position (TP) sensor, NO closed
throttle signal during diagnosis
Wiring, TP sensor, ECM

Kecuali Toyota Corolla 4A-GE 1987-89 - with manifold absolute pressure (MAP)


Kedipan MIL
Lokasi kerusakan
Kemungkinan penyebab
11111
No fault found

12
2E-E, 4E-FE: Crankshaft position (CKP) sensor - no signal
Wiring, CKP sensor, ignition amplifier, ECM
13
Crankshaft position (CKP) sensor - no signal over idle
Wiring, CKP sensor, ignition amplifier, ECM
14
Ignition signal - no signal
Wiring, ignition amplifier, ECM
16
Transmission control signal
Wiring, ECM
2 1
Oxygen sensor (02S)lheated oxygen sensor (H02S)
Wiring, 02SIH02S, ECM
22
Engine coolant temperature (ECT) sensor - openlshort
circuit
Wiring, ECT sensor, ECM
24
Intake air temperature (IAT) sensor - openlshort circuit
Wiring, IAT sensor, ECM
25


Weak mixture
Wiring, air leak, ignition system, fuel pressure,
injector, VAF sensor, ECT sensor, IAT sensor,
02SIH02S, ECM
26


Rich mixture
Wiring, ignition system, fuel pressure, injector, cold
start injector, VAF sensor, ECT sensor, IAT sensor,
02SIH02S, ECM
31
Manifold absolute pressure (MAP) sensor - circuit
Wiring, MAP sensor, ECM
33
Idle air control (IAC) valve
Wiring, IAC valve, ECM
4 1
Throttle position (TP) sensor
Wiring, TP sensor, ECM
42
Vehicle speed sensor (VSS)
Wiring, VSS, ECM
43
Starter signal
Wiring, ignition switch, ECM
5 1
Switch signal - AC switch ON during diagnosis
Wiring, AC switch, AC control module, ECM

Switch signal - PNP switch not in P or N during diagnosis
Wiring, PNP switch, ECM

Switch signal - throttle position (TP) sensor, NO closed
throttle signal during diagnosis

Wiring, TP sensor, ECM
52
Knock sensor (KS)
Wiring, KS, ECM
53
Knock control - malfunction
ECM

99

Immobilizer control system - malfunction
Wiring, immobilizer read coil amplifier, immobilizer
read coil, immobilizer control module, ECM






Membaca Kode Kerusakan Sistem EFI (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual 

Jika Lampu Check Engine ketika  mobil sedang hidup itu membuktikan telah terjadi kerusakan yang terekam oleh sistem kontrol mesin.

ECU akan menyalakan lampu indikator check engine di dashboard dan menyimpan kode kerusakan atau DTC didalam memori ECU.


Kode DTC tersebut dapat dibaca dengan menggunakan alat scanner atau pada beberapa kendaraan beroda empat  dapat dibaca secara manual


Cara Membaca Kode Kerusakan ECU (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual


MERCEDES-BENZ

Model :
  • C180/ 200/ 200K/220/230/230K / 280 (202)
  • E200/220/280/320 (1 24) E200/230/280/320 (21 0)
  • S280/320 (140), SLK 200(170), SL280 (129)


Year :
  • 1993-98


Engine code :
  • 104.941 / 942 / 943 / 944 / 945 / 991 / 992 / 994 / 995,
  • 111.920 / 921, 111.940 / 941 / 942 /944 /945 / 946, 111.960 / 961, 111.970 / 974 / 975

System :
  • Bosch HFM 
  • Bosch HFM-SF1 
  • Siemens PMS


Trouble codes :
  • Two-digit flash type

Lokasi Data Link Connector (DLC)



Cara Membaca Kode Kerusakan ECU (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual



Cara Membaca Kode Kerusakan ECU (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual



Cara Membaca Kode Kerusakan ECU (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual

Cara membaca  kode DTC 


  • Putar Kunci Kontak OFF
  • Jumper Terminal 1 dan 4 atau 1 dan 8 dengan kontak switch type Normally open (1 atau 2)

Cara Membaca Kode Kerusakan ECU (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual

Cara Membaca Kode Kerusakan ECU (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual

  • Hubungkan Test lamp LED antara terminal 3 dan 4 atau 8 dan 16 (1 atau 2)
Catatan : Hubungkan Terminal positive Test lamp LED ke terminal 3 atau 16
  • Putar Kuni kontak ON
  • Operasikan kontak switch selama  2 – 4 detik
  • Hitung kedipan Tes lamp LED. Catat Kode DTC dan lihat pada tabel arahan DTC
Cara Membaca Kode Kerusakan ECU (DTC) Mercedes-Benz Secara Manual

  • Pada Contoh ditampilkan Kode DTC 3 (3)
  • Ulangi prosedur pemeriksaan. Catat Kode DTC. Lihat Tabel Kode DTC
  • Putar Kunci Kontak OFF


Cara menghapus arahan  DTC


  • Putar Kunci Kontak OFF
  • Jumper Terminal 1 dan 4 atau 1 dan 8 dengan kontak switch type Normally open (1 atau 2)
  • Hubungkan Test lamp LED antara terminal 3 dan 4 atau 8 dan 16 (1 atau 2)
Catatan : Hubungkan Terminal positive Test lamp LED ke terminal 3 atau 16
  • Putar Kuni kontak ON
  • Operasikan kontak switch selama  2 – 4 detik
  • Operasikan kontak switch selama  5 – 6 detik- BOSCH ECM -08/93
  • Lampu LED menampilkan Kode DTC
  • Operasikan kontak switch selama  6 – 8 detik
  • Operasikan kontak switch selama  8 – 9 detik- BOSCH ECM -08/93
  • Ulangi prosedur untuk menghapus semua arahan DTC yang tersimpan
  • Setelah menghapus Kode DTC 1 : Putar kunci kontak OFF
  • Tunggu 2 Detik
  • Putar Kunci Kontak ON
  • Tunggu 10 detik
  • Hidupkan Mesin

Daftar Kode Kerusakan (DTC) dan kemungkinan penyebab kerusakan

1 = No fault found


2 = Engine coolant temperature (ECT) sensor - electrical fault

Wiring, connector, ECT sensor, ECM


3 = Intake air temperature (IAT) sensor - electrical fault
Wiring, connector, IAT sensor, ECM


4 = Bosch HFM: Mass air flow (MAF) sensor - range/performance problem
Wiring, connector, intake leak, MAF sensor, ECM


4 = Siemens PMS: Manifold absolute pressure (MAP) sensor - vacuum leak
Hoses, ECM


5 = Idle speed control (ISC) actuator - malfunction
Wiring, connector, ISC actuator


6 = Throttle position (TP) sensor –rangelperformance problem
Wiring, connector, TP sensor, ECM


7 = Idle speed control (1%) actuator - malfunction
Wiring, connector, ISC actuator, ECM


8 = Idle speed control (ISC) - malfunction
Wiring, connector, intake leak, MAF sensor, throttlevalve tighff sticking


9 = Heated oxygen sensor (H02S) 1 - range/performance problem
Wiring, connector, H02S


10 = Heated oxygen sensor (H02S) 2 - range/performance
Wiring, connector, H02S problem


11 = Oxygen sensor heater 1 - electrical fault
Wiring, connector, H02S, ECM


12 = Oxygen sensor heater 2 - electrical fault
Wiring, connector, H02S, ECM


13 = Lambda regulation - system too lean/rich
Wiring, intakelexhaust leak, MAF sensor, fuel pressure, injector(s), ECM


14 = Bosch HFM: Injector 1 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM

14 = Siemens PMS: Injector 1 & 4 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM


15 = Bosch HFM: Injector 2 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM


15 = Siemens PMS: lnjector 2 & 3 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM


16 = Injector 3 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM


17 = Injector 4 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM


18 = Injector 5 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM


19 = Injector 6 - circuit malfunction
Wiring, injector, ECM


20 = Bosch HFM: Fuel trim (FT), idle speed - Range / performance probtem
Intakelexhaust teak, injector@), fuel pressure, H02S, ECM

20 = Siemens PMS: Fuel trim (FT) – range / perfomance problem
lntake/exhaust leak, injector, fuel pressure H02S, EVAP system, ECM


21 = 111: Ignition amplifierlignition coil, cylinder 1 8 4 - defective
Wiring, ignition amplifier, ignition coil, ECM


21 = 104: Ignition amplifierlignition coil, cylinder 1 and  6 - defect
Wiring, ignition amplifier, ignition coil, ECM


22 = Bosch HFM: Ignition amplifier/lignition coil, cylinder 1 - defective
Wiring, ignition amplifier, ignition coil, ECM


22 = Siemens PMS: Ignition amplifierlignition coil, cylinder 2 and 3 - defective
Wiring, ignition amplifier, ignition coil, ECM


22 = 104: Ignition amplifierlignition coil, cylinder 2 dan 5 - defective
Wiring, ignition amplifier, ignition coil, ECM


23 = 111: Ignition amplifier ignition coil, cylinder 2 and 3- defective
Wiring, ignition amplifier, ignition coil, ECM

23 = 104: Ignition amplifierlignition coil, cylinder 3 and 4 - defective
Wiring, ignition amplifier, ignition coil, ECM


24 = Crankshaft position (CKP) sensor - malfunction
Wiring, air gap, flywheel ring gear damaged, CKP sensor

25 = Camshaft position (CMP) sensor - incorrect signal
Wiring, CMP sensor

26 = Engine control module (ECM) coding plug - electrical fault
Wiring, ECM

27 = Engine control module (ECM), RPM signal - output
Wiring, RPM sensor, ECM

28 = ABS control module/engine control module (ECM) communication - signal
Wiring, VSS, ABS control module trouble code stored


29(2) = Intake manifold heater relav - malfunction
Wiring, intake manifold heater relay, ECM

30 = Fuel pump relay - defective
Wiring, fuel pump relay


31 = Without cat: CO adjustment resistor - malfunction
Wiring, CO adjustment resistor, ECM


32 = Knock sensor(s) (KS) - defective
Wiring, KS


33 = Ignition timing, knocking - maximum retardation reached
Fuel contamination, mechanical fault


34 = Engine control module (ECM), knock control - internal fault
ECM


35 = Secondary air injection (AIR) pump relay - malfunction
Wiring, AIR pumplrelay, ECM


36 = Evaporative emission (EVAP) canister purge valve - electrical fault
Wiring, EVAP canister purge valve, hose@), ECM


37 = Transmission shift control valve - electrical fault
Wiring, transmission shift control valve


38 = Camshaft position (CMP) actuator - malfunction
Wiring, mechanical fault, CMPactuator, ECM


39 = Exhaust gas recirculation (EGR) solenoid - malfunction
Wiring, EGR solenoid, hose(s)


40 = Transmission overload protection switch - malfunction
Wiring, transmission overload protection switch


41 = CAN data bus, ECM - malfunction
Wiring, ECM


42 = 111: CAN data bus, diagnostic module - malfunction
Wiring


42 = 104: CAN data bus - malfunction
Wiring


43 = Engine control module (ECM), pin 50 - starter signal
Wiring


45 = With cruise control system: Cruise control, inertia fuel shut-off (IFS) switch - active
Wiring, TP sensor, idle speed control (ISC) actuator


46 = Intake manifold air control solenoid - malfunction
Wiring, intake manifold air control solenoid, ECM


48 = Oxygen sensor heater relay 2 - electrical fault
Wiring, oxygen sensor heater relay, ECM


49 = Engine control module (ECM) - supply voltage
Wiring, ignition switch, overvoltage protection relay


50 = Engine control module (ECM) - internal fault
ECM




OBD = On Board Diagnostic

Konektor OBD (On-Board Diagnostic) merupakan sebuah perangkat yang berfungsi sebagai jalur biar dapat melaksanakan komunikasi dengan ECU (Electronic Control Unit), dengan menggunakan Konektor OBD maka akan dimungkinkan untuk membaca dan me-reset arahan kerusakan yang tersimpan pada memori ECU. 


Mobil-mobil teknologi tinggi sekarang ini ada yang menggunakan banyak sekali macam control modul dalam jumlah yang cukup banyak dengan fungsi yang beraneka ragam dalam sistem kendaraan, dimana seluruh info diagnosa di dalam control modul tersebut dapat diakses melalui konektor OBD-II. 


Sebuah kendaraan beroda empat mempunyai satu buah Konektor OBD-II yang dapat digunakan untuk melakukan 
diagnosa  dan programming.
Soket DLC 3




Susunan Pin Konektor OBD-II 

OBD-II yang digunakan pada seluruh kendaraan sekarang mempunyai standard yang sama, baik dari segi bentuk konektornya maupun penyusunan pin konektornya mengikuti standard yang sama.

Gambar 1 memperlihatkan interface konektor standard J1962 yang menggunakan konektor 16 pin female (terdiri dari 2 baris, 8 pin diatas dan 8 pin dibawah).


Beberapa Pin merupakan pin standard yang harus digunakan oleh seluruh pabrikan mobil, namun ada beberapa pin khusus yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masing-masing pabrikan mobil


Sistem transmisi data OBD-II menggunakan sistem komunikasi Bus Line. ISO Lines menyediakan transfer data untuk banyak merk mobil, dan terminal manufacturer spesific dapat digunakan untuk banyak sekali keperluan sesuai dengan keperluan dan harapan masing-masing pabrikan mobil.





Penjelasan Soket Untuk  Diagnosa Mobil OBD-II dan Kode DTC
Soket DLC 3 Standard SAE



  • Pin 1. Manufacturer Specific
  • Pin 2. Bus (+) Positive Line
  • Pin 3. Manufacturer Specific
  • Pin 4. Chassis Ground
  • Pin 5. Signal Ground
  • Pin 6. CAN High
  • Pin 7. ISO K Line
  • Pin 8. Manufacturer Specific
  • Pin 9. Manufacturer Specific
  • Pin 10. Bus (–) Negative Line
  • Pin 11. Manufacturer Specific
  • Pin 12. Manufacturer Specific
  • Pin 13. Manufacturer Specific
  • Pin 14. CAN Low
  • Pin 15. ISO L Line
  • Pin 16. Battery Voltage




Lokasi Konektor OBD 

Konektor OBD II umumnya diletakkan pada ruang penumpang di sisi pengemudi, yaitu dibawah steering wheel atau di konsol tengah sehingga akan lebih mudah diakses dari ruang penumpang maupun dari luar kendaraan.

Lokasi konektor OBD-II dibuat standard berada disekitar area steering wheel atau dalam area jangkauan pengemudi, tidak ibarat lokasi konektor OBD-I yang ditempatkan pada area yang berbeda-beda, ibarat di ruang mesin dll.





Penjelasan Kode kerusakan OBD-II Fault 

Kode kerusakan atau sering disebut juga DTC (Diagnostic Trouble Code) biasanya terdiri dari 5 karakter yaitu 1 huruf yang kemudian diikuti oleh 4 angka.


Berikut penjelasan karakter DTC yang digunakan :

Karakter Pertama :

  • Bxxxx – Body Systems (lighting, airbags, climate control system, dll.)
  • Cxxxx – Chassis Systems (anti-lock brake system, electronic suspension and steering systems, dll)
  • Pxxxx – Powertrain Systems (engine, emission and transmission systems)
  • Uxxxx – Network Communication and Vehicle Integration Systems (controller area network wiring bus and modules, dll)



Karakter Kedua:

  • x0xxx – Kode standard ISO/SAE 
  • x1xxx – Kode Khusus Pabrikan (Manufacturer Specific Code)
  • x2xxx – Manufacturer Specific Code atau arahan ISO/SAE
  • x3xxx – Manufacturer Specific Code atau arahan ISO/SAE 



Karakter Ketiga :

  • xx0xx – Seluruh sistem
  • xx1xx – Secondary Air Injection System
  • xx2xx – Fuel System
  • xx3xx – Ignition System
  • xx4xx – Exhaust Monitoring System
  • xx5xx – Idle Speed Control or Cruise Control
  • xx6xx – Input / Output Signal from Control Units
  • xx7xx – Transmission System
  • xx8xx – Transmission System
  • xx9xx – Transmission System



Karakter Keempat dan Kelima:


  • xxxXX – memperlihatkan komponen yang diidentifikasi ECU mengalami kerusakan.




Gambar 2. OBD-II Code Reader – Cara membaca Kode kerusakan



Penjelasan Soket Untuk  Diagnosa Mobil OBD-II dan Kode DTC



Perhatikan tumpuan arahan kerusakan P0302 :

  • Karakter Pertama dari arahan tersebut berupa Huruf yang memperlihatkan sistem yang mengalami kerusakan dan menghasilkan DTC. Pada tumpuan ini yaitu aksara ( P ) menunjukkan kerusakan pada sistem powertrain.
  • Karakter kedua berupa Angka (0) memperlihatkan ini yaitu arahan standard SAE atau ISO.
  • Karakter ketiga memperlihatkan subsystem yang terpengaruh oleh kerusakan. Pada contoh Angka (3) membuktikan misfire sistem pengapian.
  • Dua karakter angka terakhir memperlihatkan arahan angka yang mengidentifikasi kerusakan yang lebih spesifik pada sistem atau komponen, dan sering kali menjelaskan kerusakan yang terjadi. Pada contoh, Angka (02) mendeteksi terjadinya kerusakan misfire pengapian pada silinder mesin nomor 2. 

Translated from article Kiril Mucevski
https://www.linkedin.com/pulse/obd-ii-connector-fault-codes-explained-kiril-mucevski?trk=mp-reader-card